QRIS Tap Sudah Siap Hari Ini, Tapi Hanya untuk Pemakai Android

Bank Indonesia (BI) secara resmi telah mengenalkan fitur QRIS Tap dan sudah siap digunakan sejak hari ini, Jumat (14/3). Meskipun demikian, pada tahap awal, layanan tersebut hanya tersedia bagi pemilik perangkat seluler berbasis Android dengan dukungan teknologi tertentu. Near Field Communication (NFC).

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Dicky Kartikoyono, menyatakan bahwa QRIS Tap adalah gabungan antara sistem QRIS. Customer Presented Mode (CPM) yang mengggunakan teknologi NFC. Teknologi tersebut membuat proses transaksi menjadi lebih cepat sebab sistem menerima sinyal radiowave, tidak lagi perlu menggunakan kamera untuk mendeteksi kode QR.

Kita sekarang kembali dan membuka layanan perbankan seluler terlebih dahulu, lalu mengeluarkan kode QR-nya. Kode QR tersebut akan dibaca oleh alat pembaca yang menggunakan teknologi NFC. Near Field Communication Yang membacanya bukan kamera, tetapi Near Field Communication Dicky menyatakan hal itu saat Konferensi Pers Media di Kantor Pusat BI, Jumat (14/3).

Menurut dia, kelebihan dari QRIS Tap ada pada kelancaran dan keselamatan dalam melakukan transaksi. KodeQR yang tampil di aplikasi perbankan seluler ini bakal berganti tiap 30 sampai 40 detik sekali, menjadikan penyalahgunaannya menjadi jauh lebih susah.

Menurut jadwal implementasi, QRIS Tap akan diluaskan secara bertahap ke beberapa jenis sarana transportasi. Pada tahap pertama, sistem tersebut telah tersedia di 2.353 pedagang, termasuk 1.582 gerai ritel, 134 layanan transportasi, 550 fasilitas kesehatan, 138 usaha mikro dan kecil menengah, serta 3 tempat parkir.

Implementasinya dalam bidang transportasi publik akan diterapkan perlahan-lahan. Di bulan Maret, tahap pertama dicoba pada 120 kendaraan dari DAMRI dan Teman Bus, serta MRT yang beroperasi antara Bundaran HI hingga Lebak Bulus, ditambah dengan 12 jenis layanan RoyalTrans.

Selanjutnya pada Juni 2025, pelaksanaan lengkap akan dilakukan di semua area DAMRI, kendaraan perkotaan TransSurabaya, TransPasundan, ekspansi jaringan BRT, sistem non-BRT dan layanan mikrotrans, serta LRT Jakarta.

Di September 2025, implementasi lengkap akan dilakukan untuk MRT, LRT Jabodebek, KRL Jabodetabek serta rute kereta api Jakarta-Solo.

Dukungan Infrastruktur NFC

Pada saat ini, sistem pendukung untuk transaksi QRIS Tap semakin ditingkatkan dengan menggunakan peralatan NFC yang telah tersedia. Menurut data dari Bank Indonesia, terdapat 1.081.543 perangkat EDC, pembaca, dan POS tanpa kontak yang dapat diandalkan. Rinciannya mencakup 720.937 unit EDC, 86.369 unit Pembaca, serta 274.237 unit POS.

Pemasangan fasilitas NFC dapat dilakukan melalui metode over the air (OTA) atau penerapan langsung di lokasi (on-site), tergantung pada persetujuan pedagang.

Kendala Pengguna iPhone

Saat ini, QRIS Tap baru dapat dipakai pada perangkat berbasis Android yang memiliki sistem operasi lebih terbuka. Di sisi lain, Apple belum membuka akses penuh untuk teknologi NFC pada produk-produk mereka.

"Handpone yang dapat dipakai sekarang adalah handpone berbasis Android. Perlu saya jelaskan hal itu, karena disebut-sebut bahwa akses ke Android terbuka lebar. Cocok untuk semua jenis handpone. Berbeda dengan Apple yang bersifat eksklusif," ungkap Dicky.

Dicky menyatakan bahwa BI sudah berusaha untuk mengembangkan komunikasi dengan Apple demi membuat fitur QRIS Tap dapat digunakan pada perangkat iPhone. Usaha ini bahkan mencakup tindakan yang dilakukan sampai ke Singapura.

"Sudah pergi ke Singapura (untuk membangun hubungan dengan Apple agar dapat menggunakan QRIS Tap)," kata Dicky.

Kehadiran QRIS Tap diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan efisiensi transaksi digital di Indonesia, khusus untuk para pemakai perangkat Android yang dilengkapi dengan teknologi NFC.

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post