Gudang Palsu MinyaKita di Sukaraja Bogor Dibongkar, Ini yang Ditunjukkan

Laporan Jurnalis Candraokey News, Muammaruddin Irfani

Candraokey News, SUKARAJA Gudang minyak goreng bermerk Dagang MinyaKita ditemukan melakuarkan penipuan dan telah terungkap.

Di gudang tersebut minyak curah dikemas dalam packing MinyaKita yang tidak sesuai ketentuan karena tidak mencantumkan berat bersih.

Oleh karena itu, minyak yang dibungkus dengan packing MinyaKita hanya berisi antara 700 sampai 800 ml saja, padahal seharusnya adalah 1 liter.

Tempat pengemasan minyak gadungan Merk MinyaKita tersebut terletak di kawasan Kampung Cijujung, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Lokasinya mirip dengan sebuah rumah dan memiliki ruangan gudang yang difungsikan menjadi area untuk mengemas produk.

Dalam gudang itu ada dua peralatan pengepakan yang digunakan untuk memasukkan minyak goreng ke dalam bungkus MinyaKita, disusul dengan mesin pembuatan kotak karton.

Di samping itu ada delapan tangki dengan kapasitas masing-masing 1.000 liter yang berisi minyak, bersamaan dengan tumpukan karton dan sejumlah besar botol.

Gudang itu terletak di tepi jalan yang mengarah ke permukiman dan dekat dengan beberapa rumah penduduk.

" Ini merupakan implementasi langsung dari Polres Bogor atas dasar instruksi Bapak Kapolri dengan tujuan membantu mengurangi bebannya warga masyarakat," jelas Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, pada hari Senin (10/3/2024).

Pria berpangkat dua melati emas di pundak itu menginstruksikan jajarannya untuk mengembangkan pengungkapan kasus tersebut.

Dia menyatakan bahwa akan mengikuti jejak pendistribusian itu sehingga kasusnya bisa terbuka jelas dan transparan.

"Kita tak mencari pujian, kami akan membongkar semua detail dari investigasi berikutnya. Orang siapa yang menyuntikkan minyak ini kemudian menjualnya ke mana, apakah hanya untuk warga Kabupaten Bogor atau bagi penduduk Jabodetabek secara keseluruhan," ujarnya.

Sebelumnya dilaporkan, polisi di Polres Bogor sukses mengungkap tempat penyimpanan minyak goreng berkedok merek MinyaKita yang palsu dan merugikan konsumen.

Gudang yang terletak di area Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor tersebut melakukan proses pengemasan kembali tetapi dengan mengurangi porsi.

Apabila minyak yang harusnya dalam kemasan pouch memiliki berat bersih 1 liter atau 1.000 ml, tetapi faktanya isi dikurangi hanya untuk mendapatkan untung lebih.

Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhilah menyatakan bahwa penemuan itu dijalankan oleh tim Satreskrim Polres Bogor pada hari Jumat, tanggal 7 Maret 2025.

Berdasarkan penyidikan yang dilaksanakan, salah seorang pelaku yang bertanggung jawab di lokasi itu dengan inisial TRM berhasil diamankan dan sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Seperti yang harusnya berat bersih adalah 1 liter, tetapi tersangka memberikan bobot yang lebih rendah yaitu antara 750 sampai 800 ml sehingga mengakibatkan penurunan kuantitas yang semestinya, katanya pada hari Senin (10/3/2025).

Kompol Rizka Fadhilah menyatakan bahwa sumber bahan bakar diperoleh dari sejumlah wilayah antara lain Tangerang dan Cakung.

Dia mengatakan bahwa di lokasi itu, minyak goreng curah dikemas ulang menggunakan kantong Minyakita sebelum didistribusikan.

"Dalam proses pengemasan ulang itu pula, pelaku menyusun paket yang tak sejalan dengan peraturan, dimana bobot bersih tidak ditandai pada kemasan," jelasnya.

Bukan hanya itu saja, tindakan kriminal dari pelaku yang terungkap oleh otoritas adalah dengan menawarkannya melebihi batas yang telah ditetapkan.

Akibatnya, harga produk MinyaKita di pasar melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan dan ini memberi dampak negatif besar terhadap kepentingan publik.

Apabila harga yang semestinya ditetapkan oleh distributor tingkat pertama adalahRp13.500, tetapi pengecer menjualnya dengan harga Rp15.600.

"Dikarenakan tarif yang dipatok oleh TRM cukup tinggi, maka harga jual kepada konsumen pun melebihi HET. Sesuai peraturan pemerintah, harga bahan bakar kami seharusnya hanya 15.700 tapi kenyataannya dapat mencapai Rp17 ribu hingga Rp18 ribu," ungkapnya.

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post