Cosplay Jadi Messi, Lamine Yamal Pecahkan Rekor Mind Blowing di Liga Champions

CDR News Lamine Yamal membuat rekor yang mengejutkan setelah membantu Barcelona mengalahkan Benfica.

Barcelona sangat senang ketika menerima kunjungan Benfica dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2024-2025.

Ditayangkan di Stadion Olimpiya Llus Companys pada Selasa (11/3/2025), sekitar pukul 03:00 Waktu Indonesia Barat, tim besar Catalan mengalahkan lawan mereka dari Portugal dengan skor akhir 3-1.

Lamine Yamal membantu Barcelona meraih kemenangan dengan mencetak satu gol dan memberikan satuassist.

Pertandingan baru berlangsung selama 11 menit ketika bekas pemain La Masia tersebut mencetak gol pembuka untuk tim tuan rumah.

Yamal melaksanakan gerakan gocekan di luar area penalti hingga menyebabkan para pemain Benfica kehilangan keseimbangan atau tersungkur.

Sang wonderkid ini mengenakan kostum layaknya Lionel Messi yang sebelumnya telah melancarkan gerakan serupa terhadap bek Bayern Munich, Jerome Boateng, pada musim Liga Champions 2014-2015.

Sesudah memperoleh area yang bebas, Yamal melempar bola ke tiang jauh dengan menerapkan teknik trivela.

Metode itu melibatkan penggunaan sisi luar kaki untuk mengontrol bola, menyebabkan jalannya bola menjadi tidak lurus dan membentuk sudut.

Umpan dari Yamal segera dijangkau oleh Raphinha yang berada tak jauh dari mistar gawang.

Benfica berhasil mengecilkan selisih skor melalui sundulan Nicolas Otamendi yang berasal dari tendangan sudut.

Setelah 14 menit berikutnya, Yamal melewati jalannya dengan pemandangan yang memesona.

Pemain nasional Spanyol tersebut mencetak gol ke gawang Benfica lewat tendangan akurat dari bagian kanan area titik putih.

Raphinha melengkapi kemenangan Barcelona dengan mencetak gol terakhir di menit ke-42.

Untuk Yamal, hal ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga menambah daftar prestasi berharga miliknya.

Dengan usia 17 tahun dan 241 hari, Yamal berhasil menjadi pemain termuda yang mampu menciptakan sekaligus sebuah gol dan assist dalam satu laga di Liga Champions.

Wonderkid ini melampaui prestasi Breel Embolo yang mencatatkan performa serupa ketika berusia 17 tahun dan 263 hari di tahun 2014.

"Para teman satu timku membuat semuanya menjadi sangat mudah untukku," kata Yamal usai bertanding dengan Benfica.

Gol itu keren, tapi memang ada kalanya berhasil dan ada kalanya pula gagal.

"Utk assist, sy coba tendangan & Raphinha ubah jadi gol," tuntas sang anak ajaib.

Yamal patut mendapat apresiasi atas performa hebatnya dalam duel kontra Benfica.

Beraksi selama 81 menit, Yamal membuat lima tembakan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang.

Dia juga mengukir lima dribel sukses atau jumlah terbanyak dari seluruh pemain yang terlibat dalam duel Barcelona versus Benfica.

Catatan lainnya, Yamal mennorehkan dua operan kunci.

Walaupun Yamal menampilkan performa luar biasa, Pedri lah yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

إرسال تعليق (0)
أحدث أقدم