Minum Air Kelapa Sehatkan Tubuh, Ini 6 Penyakit yang Dapat Dicegah

Candraokey News - Kelapa air termasuk dalam daftar minuman favorit yang sering dipilih orang sebagai cara menjaga kelembapan tubuh mereka.

Berasal dari buah kelapa muda yang belum matang langsung dari pohon ( Cocos nucifera) , air kelapa merupakan cairan jernih yang terdapat di dalam buah kelapa, sesuai dengan kutipan tersebut. Eatingwell (18/6/2024).

Air kelapa bukan saja menyejukkan, tetapi juga kaya akan berbagai nutrisi dan mineral esensial seperti karbohidrat, protein, serat, kalium, magnesium, kalsium, fosfor, natrium, serta vitamin C.

Karena manfaatnya, air kelapa sering dipakai dalam praktik penyembuhan tradisional, termasuk sebagai minuman bagi mereka yang menderita dehidrasi berat.

Air kelapa yang diminum secara teratur juga memiliki manfaat dalam mengurangi berbagai macam penyakit.

Maka, penyakit apakah yang dapat diatasi dengan meminum air kelapa?

Penyakit yang dapat diatasi dengan meminum air kelapa

Biasanya, mengkonsumsi air kelapa secara moderat bisa membawa berbagai keuntungan kesehatan. Hal ini meliputi bantuan dalam menenangkan beberapa macam penyakit tertentu.

Berikut sejumlah penyakit yang dapat diatasi dengan meminum air kelapa:

1. Menurunkan gula darah bagi penderita diabetes

Dilansir dari Healthline , penelitian menunjukkan, air kelapa dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan penanda kesehatan lainnya pada hewan yang mengalami diabetes.

Pada suatu studi tahun 2015, tikus diabetik yang mendapatkan ekstrak air kelapa menunjukkan kinerja glukosa darah yang lebih baik dibandingkan grup kontrolnya.

Penelitian serupa juga menyimpulkan bahwa tikus yang diberi air kelapa memiliki tingkat hemoglobin A1c yang lebih rendah, hal ini mencerminkan pengendalian gula darah dalam jangka waktu lama yang lebih baik.

Sementara itu, studi yang lebih baru dari 2021 yang melibatkan tikus dengan diabetes juga menemukan bahwa air kelapa mengurangi glukosa darah.

Keuntungan tambahan dari air kelapa bagi kesehatan gula darah terletak pada fungsinya sebagai sumber magnesium yang baik, yang bisa memperbaiki respons tubuh terhadap insulin serta mengurangi tingkat glukosa dalam darah pada individu dengan diabetes tipe 2 atau kondisi pra-diabetes.

Walaupun begitu, dibutuhkan penelitian tambahan untuk memverifikasi dampak tersebut pada manusia.

2. Batu ginjal

Walaupun air biasa merupakan opsi sehat untuk menjaga ginjal, tetapi dua studi kecil mengindikasikan bahwa air kelapa justru bisa menjadi alternatif yang lebih unggul.

Batuan ginjal muncul saat zat-zat seperti kalsium serta oksalat bersatu untuk menciptakan kristal di dalam urine. Nantinya, kristal tersebut bisa berkembang menjadi butiran-butiran kecil yang disebut batu ginjal.

Walau ada yang lebih rawan dibandingkan dengan yang lainnya, batu ginjal bisa berdampak pada kira-kira 12% penduduk di seluruh dunia.

Pada studi tahun 2013 tentang tikus penderita batu ginjal, ditemukan bahwa air kelapa bisa mencegah kristal bersarang di ginjal serta area lain dalam saluran kemih. Selain itu, air tersebut juga berfungsi untuk memperkecil jumlah kristal yang terbentuk dalam urine.

Pada tahun 2018, sebuah studi yang melibatkan delapan partisipan menemukan bahwa air kelapa dapat memperbaiki produksi urin yang kaya akan kalium, klorida, dan citrat pada mereka yang tidak memiliki batu ginjal.

Hal ini menunjukkan bahwa air kelapa bisa membantu memurnikan sistem serta mengendalikan risiko terbentuknya batu.

3. Mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung

Meminum air kelapa secara teratur bisa menurunkan resiko terserang penyakit jantung.

Pada suatu studi yang dilakukan sebelum tahun 2008, ilmuwan mengonsumsikan kepada tikus makanan tinggi lemak dan kolesterol.

Di samping itu, mereka juga menyediakan sekelompok tetak untuk dimakan dengan kelapa dalam jumlah besar.

Setelah 45 hari, grup yang meminum air kelapa juga menunjukkan penurunan tingkat kolesterol dan trigliserida serupa dengan dampak dari penggunaan obat statistik yang bertujuan merendahkan kolesterol.

Perlu ditekankan meski demikian, ini merupakan dosis yang cukup besar. Setara dalam konteks manusia, hal tersebut berarti seseorang dengan bobot 68 kg meminum hingga 2,7 liter air kelapa tiap harinya.

Pada tahun 2005, penelitian mengungkapkan bahwa air kelapa memiliki manfaat dalam mereduksi tekanan darah bagi mereka yang menderita hipertensi.

Sebagaimana dikenal luas, hipertensi adalah salah satu pemicu kondisi kardiovaskular.

Namun, masih diperlukan penelitian tambahan dalam area itu.

4. Mengurangi kram otot

Dikutip dari Web MD, Air kelapa menyediakan kalium yang diperlukan tubuh dalam melaksanakan tugas pada ototnya.

Mengonsumsi cairan yang memiliki elektrolit sudah dibuktikan dapat mencegah serta meredakan kejang otot ketika bergerak atau olahraga.

Akibatnya, sebagian orang sering minum air kelapa usai melakukan aktivitas fisik yang berat atau sesudah olahraga agar kembali menyeimbangkan elektrolit dalam tubuh mereka.

5. Sembelit

Minum air kelapa secara teratur bisa memberikan manfaat bagi kesehatan usus Anda. Keuntungan tersebut sebagian besar disebabkan oleh sifat hydrasinya yang baik.

"Kehidratan amat diperlukan bagi kinerja sistem pencernaan dengan baik, terlebih pada proses penyerapan gizi serta guna menghindari konstipasi," jelas Hannah Van Ark, pakar diet sekaligus founder Plant Forward Nutritionist, seperti dilansir dari Eatingwell .

Studi juga menyatakan bahwa air kelapa mempunyai kualitas antiradang dan antibakteri yang bisa memberikan manfaat pada microbiota usus, yaitu bakteria yang tinggal di dalam usus.

Di samping itu, air kelapa berfungsi sebagai pengusir sembelit lembut dikarenakan kandungan kaliumnya yang tinggi.

Kesempatan berlebihan dari kalium bisa mengakibatkan diare bagi sebagian orang, tetapi dengan meminum air kelapa secara rutin dapat membantu mencegah konstipasi.

6. Menurunkan tekanan darah

Kalium memiliki fungsi vital dalam mempertahankan tekanan darah ideal dengan melemaskan lapisan pembuluh darah serta melawan dampak dari natrium di dalam tubuh.

Jika konsentrasi natrium dalam tubuh berlebihan, tubuh akan menyimpan lebih banyak cairan, hal ini dapat memperbesar volumenya dan mengakibatkan peningkatan tekanan darah.

Kalium berfungsi dengan memaksa ginjal agar menghilangkan sisa-sisa natrium, yang mana hal ini menekan tekanan terhadap dinding-dinding pembuluh darah.

Di samping itu, kalium sudah teruji dapat mengurangi tekanan darah pada individu yang memiliki hipertensi maupun mereka yang tekanan darahnya dalam batas normal.

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

إرسال تعليق (0)
أحدث أقدم