Siapkan Diri Anda: Sekolah Rakyat Mulai Menerima Pendaftaran Guru Bulan Maret-April 2025

CDRNEWS , Jakarta - Pihak berwenang sedang menyusun skema sekolah rakyat Yang direncanakan akan dimulai sekitar pertengahan tahun 2025. Salah satu tahapan persiapan yang dilakukan adalah dengan melakukan perekrutan guru bagi sekolah-sekolah dasar.

Mentri Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut bahwa pihaknya berencana menambah jumlah 60 ribu guru guna mendukung pengajaran di sekolah-sekolah dasar yang ditangani oleh Kementerian Sosial.

"Barusan disebutkan bahwa kebutuhan mereka adalah sekitar 60 ribu guru. Selanjutnya akan dilakukan distribusi dari para guru yang telah tersedia atau mungkin melakukan perekrutan tambahan, dan ini tentunya merupakan sebuah proses yang cukup lama," ungkap Abdul Mu'ti saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada hari Senin, tanggal 10 Maret 2025.

Abdul Mu'ti juga menyebutkan bahwa akan ada dua jenis kurikulum untuk sekolah dasar. Yang pertama adalah kurikulum sekolah unggulan yang ditangani oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi. Sedangkan yang kedua merupakan Kurikulum Merdeka yang kini sudah berlaku di sejumlah sekolah.

Perkiraan Jadwal Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa sekolah rakyat berencana membuka pendaftaran siswa dan guru pada akhir Maret atau awal April 2025. Namun, pelaksanaannya masih menunggu persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

Gus Ipul mengatakan bahwa proyek tersebut diproyeksikan bisa dimulai paling awal pada Juli 2025, terutama di daerah-daerah yang telah dilengkapi dengan infrastruktur dan fasilitas penunjang yang cukup.

Saat ini, sudah tersedia 53 tempat yang dapat digunakan untuk mengadakan sekolah rakyat. Namun demikian, angka itu mungkin akan naik lagi lantaran masih berlangsungnya komunikasi tambahan dengan pemerintah setempat.

“Secara sarana dan prasarana, kami sudah siap di 41 sentra dan balai milik Kemensos. Kemudian di Jatim ada 9, terus ada 2 universitas dan 1 di Sumatera Barat. Total 53 lokasi yang sudah siap," ucap Gus Ipul.

Gus Ipul menggarisbawahi bahwa sekolah rakyat adalah sekolah tanpa biaya dan segala keperluan peserta didik akan terpenuhi saat dijalankannya program ini. "Ini adalah sekolah yang sepenuhnya bebas biaya. Mulai dari seragam, makanan, semuanya gratis, bahkan tersedia juga asrama bagi para siswanya," jelas GusIpul.

Ia menambahkan, program sekolah rakyat tersebut merupakan kolaborasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. “Ini kerja bersama, Kemensos tidak sendirian,” ujar Gus Ipul.

Berikut penjelasannya: Sekolah Rakyat diciptakan guna menyediakan layanan pendidikan yang tidak dipungut biaya dan berkualitas tinggi bagi para siswa dari latar belakang keluarga kurang mampu hingga sangat membutuhkan. Kementerian mendambakan bahwa mayoritas murid-murid ini harusnya berasal dari golongan desil 1 atau 2 seperti tercatat pada Database Tunggal Informasi Sosioekonomi Nasional (DTISEN). Seleksi penerimaan nantinya akan dijalankan secara bertahap, pertama-tama melibatkan pengujian situasi finansial mereka, sebelum menuju ke tahapan ujian keterampilan akademis.

Sekolah ini bakal meliputi tingkat sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas sesuai dengan standar pendidikan dalam negeri. Di samping mata pelajaran wajib, program studinya pun akan mengutamakan pembentukan karakter, kecakapan memimpin, rasa patriotisme, serta kemampuan praktis.

Hendrik Yaputra serta Eka Yudha Saputro berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post