Rival Ditangani Ajudan Brimob, Dokter-detektif Sindir Masa Depan Shella Saukia

Laporan Jurnalis Candra dari Okey News, Hana Futari

Candraokey News - Dokter Detektif yang dikenal juga dengan sebutan Doktif saat ini mengangkat kasus terkait oknum Brimob TNI berinisial Faisal. Orang dari Brimob itu diketahui oleh Doktif sebagai asisten kepada Shella Saukia.

Kehadiran seorang anggota Brimob menjadi jelas selama kejadian dugaan penyerangan kemerdekaan yang dialami oleh Dokter Detektif. Di sana, pintu restoran dikawal oleh salah satu Brimob ini, yang juga dipanggil sebagai ayudan dari Shella Saukia.

"Pintu restoran tersebut tertutupi oleh beberapa orang, termasuk individu yang menyebut dirinya sebagai petugas kepolisian. Namun, ternyata di luar sana ia telah berpindah profesi dan kini bekerja sebagai anggota TNI," ungkap Dokter Detektif saat ditemui di Polda Metro Jaya pada hari Senin, 10 Maret 2025.

"Faisal, yang dikenali sebagai nama palsunya oleh seorang Selasokia, memiliki nama asli Rahma Ina. Dia merupakan ajudan beliau," jelas Dokter Detektif.

Dokter Detektif juga bertanya tentang posisi Shella Saukia. Menurutnya, tidak semua orang bisa menjadi asisten bagi seseorang yang berasal dari TNI.

"Yang ingin saya pertanyakan di depan publik adalah alasan mengapa Shella Saukia diberi fasilitas berupa bantuan dari seorang anggota Brimob bernama Faisal. Hal tersebut masih menjadi misteri dan belum pernah terkuak kepada khalayak umum," katanya.

Sesuai dengan yang telah dilaporkan sebelumnya, Dokter Detektif serta Shella Saukia sama-sama mengajukan laporan. Kedua pengaduan ini disampaikan secara berurutan setelah insiden perselisihan di sebuah restoran dalam area Pulo Gadung.

Dokter Detektif telah mengadukan Shella Saukia karena diduga menahan orang lain secara tidak sah. Menurut Dokter Detektif, dia dikekang dan tidak dapat meninggalkan tempat tersebut tanpa izin dari Shella Saukia dan kawan-kawannya.

Saat ini, Shella Saukia telah mengajukan laporan terhadap Dokter Detektif karena diduga melakukan pencemaran nama baik. Pada kesempatan tersebut, Dokter Detektif sedang meninjau produk perawatan kulit milik Shella Saukia.

Laporan Doktif Mulai Jalan

Dokter Detektif yang juga dikenal sebagai Doktif memulai proses pemeriksaan mengenai pelaporan yang dia ajukan terhadap Shella Saukia. Dalam hal ini, Dokter Detektif menuduh Shella Saukia karena diduga melakukan tindakan penyerangan terhadap kebebasan seseorang.

Pada penyelidikan yang dilangsingkan di Polda Metro Jaya, Dokter Detektif ditemani oleh pengacaranya, Teuku Muda. Penyelidikan itu bertahan selama kira-kira 3 jam bagi Dokter Detektif.

Dokter Detektif juga tidak ragu untuk mengatakan bahwa Shella Saukia adalah korban dari tindakannya. Dokter tersebut bahkan sudah mulai menggunakan nama lengkapnya tanpa menyembunyikannya di balik inisial seperti sebelum-sebelumnya.

"Kejadian tersebut melibatkan saudari SS bersama teman-temannya seperti Shella Saukia atau Rahmah Ina. Sementara untuk Doktif, hanya menggunakan namanya saja, tidak lagi dengan inisial karena kejadiannya sangat mengejutkan," jelas Dokter Detektif.

Pada saat pemeriksaan itu, Dokter Detektif menghadirkan beberapa petunjuk ekstra. Petunjuk-petunjuk ini terdiri dari rekaman-rekaman.

"Bukti ini adalah bukti dari perekaman video di Bukti, tempat semua rekaman tersebut dapat ditonton oleh seluruh masyarakat dan sudah mencapai jutaan," tegasnya.

(*)

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post