Candraokey News.CO.ID – JAKARTA Presiden Prabowo Subianto telah menentukan bahwa pengemudi kendaraan serta kurir daring akan menerimabonus lebaran dalam bentuk uang tunai.
Merespons situasi tersebut, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), Ristadi menyampaikan bahwa langkah ini menunjukkan perhatian dari Presiden terhadap pekerja di Indonesia secara umum dan lebih spesifik lagi untuk para sopir taksi daring.
Namun menurutnya, pengawasan yang cermat dari Kementerian Tenaga Kerja perlu diperkuat karena kebijakan tersebut harus dieksekusi secara efektif dan akurat.
"Saya sungguh mengapresiasi hal ini; sebagai pejabat pengawasan tenaga kerja, kita perlu bersedia dan memiliki kemampuan untuk memperbaiki tugas pengawasan sehingga standar tenaga kerja yang telah diatur dapat diterapkan dengan lebih efektif, termasuk terkait regulasiTHR bagi para driver ojek online," jelasnya saat berbicara dengan Candraokey News pada hari Senin (10/3).
Prabowo Mengungkapkan Buruh Ojek Online Akan MenerimaTHR, Ini Jumlahnya!
Ristadi menyatakan bahwa sesuai dengan peraturan yang berlaku, THR harus diberikan setidaknya sebesar satu bulan gaji dan diserahkan paling telat tujuh hari sebelum hari besar tersebut.
Meski demikian, lanjut Ristadi, skema pemberian THR terhadap ojol hingga kurir ini perlu diselaraskan oleh platform penyedia layanan.
"Respons penyedia platform digital serta pemahamannya tentang model hubungannya sepanjang waktu menunjukkan bahwa hal tersebut cukup sulit, namun mungkin saja jika pemerintah berniat untuk mengambil keputusan. Hanya saja, tentu akan ada beberapa rintangan dalam implementasinya oleh para penyedia platform," jelasnya.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo menyatakan bahwa tahun ini pemerintah fokus terhadap para pengendara dan kurir online yang sudah berperan signifikan dalam memajukan jasa transportasi serta logistik di tanah air.
Pemimpin Gojek-Tokopedia Menuju Istana, Diskusi tentang THR untuk Pengemudi Ojol?
Oleh karena itu, pemerintah menyarankan agar semua perusahaan jasa transportasi berbasis aplikasi menyediakan bonus Idul Fitri bagi para sopir dan kurir daring dalam wujud uang tunai yang disesuaikan dengan tingkat keterlibatan mereka bekerja, demikian sambutan Prabowo di Istana Presiden Jakarta, Senin (10/3).
Prabowo menyebutkan bahwa saat ini ada kira-kira 250.000 pengemudi atau kurir daring yang masih aktif, serta jumlah total antara 1 juta hingga 1,5 juta untuk para pengemudi atau kurir dengan status tersebut. part time bekerja.
"Urusan mengenai jumlah serta cara penentuan hari libur tersebut akan dibahas kemudian dan akan diumumkan oleh Menteri Tenaga Kerja lewat surat edaran," jelas Prabowo.