Politikus PDIP: Utusan Minta Jokowi Tak Dicopot, Hasto Harus Berhenti

JAKARTA, CDR News Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Deddy Yevri Sitorus, menyatakan bahwa ada perwakilan yang menuntut untuk membatalkan pemberhentian Joko Widodo dari partai dan juga mendepak Hasto Kristiyanto dari posisinya sebagai Sekretaris Jenderal PDIP.

Pernyataan itu diutarakan oleh wakilnya dan kemudian diberitahukan secara langsung kepada petinggi PDIP pada tanggal 14 Desember 2024.

Demikian disampaikan Deddy sekaligus sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan dalam pernyataan tertulis yang dia terima. Kompas TV , Kamis (13/3/2025).

"Perlu diingat bahwa sekitar tanggal 14 Desember, ada delegasi yang bertemu dengan kami untuk menyampaikan pesan agar sekretaris jenderal mengundurkan diri dan tidak memecat Jokowi," ujar Deddy.

Di samping itu, menurut Deddy, delegasi tersebut juga mengungkapkan pernyataan terkait dengan 9 kader PDIP yang menjadi incaran dari petugas kepolisian atau pejabat berwenang lainnya.

" Sekitar 9 anggota PDIP menjadi sasaran bagi polisi dan Komisi Pemberantasan Korupsi," jelas Deddy.

Deddy yakin bahwa kasus yang melibatkan Hasto ini adalah hasil dari penyalahgunaan hukum untuk kepentingan politik. Ia tegas menyatakan pernyataannya didasarkan pada fakta, terlebih setelah adanya anggota Komisi II DPR RI yang menjelaskan bahwa pihak yang ditunjuk memiliki wewenang yang cukup besar dalam hal ini.

"Demikian pula halnya dengan kepercayaan kami bahwa seluruh masalah ini disebabkan oleh niat buruk akibat tindakan sewenang-wenangan," katanya.

"Kasus yang menimpa Mas Hasto dengan jelas merupakan penggunaan kekuatan hukum untuk tujuan politik, serta upaya penyerapan secara tidak benar. Oleh karena itu, kita selaku partai, baik di tingkat DPP maupun fraksi, akan berkolaborasi dalam menghadapi ketidakadilan ini," tambahnya.

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post