MotoGP Argentina 2025 - Joan Mir Naikkan Bendera Putih, Tantangan Berat Lawan Marquez dan Ducatinya

CDRNEWS Pembalap Honda, Joan Mir, mengaku bahwa persaingan melawan produsen Ducati sangatlah menantang dalam balapan MotoGP Argentina tahun 2025.

Produsen Honda semakin tersingkirkan diri mereka di MotoGP 2025.

Setelah mengalami kegagalan dalam persaingan di Thailand, saat ini Honda juga terlambat berada di posisi pertama di Argentina.

Joan Mir saat ini sepertinya menyerah dalam pertarungan untuk meraih podium pada seri kedua yang berlangsung di Argentina.

Pembalap dari tim Honda HRC Castrol tersebut menghadapi berbagai kendala dengan sepeda motornya.

"Bagaimanapun, saya tak memiliki alternatif lain, bisa disimpulkan seperti itu, sebab terjadi beberapa kendala pada akselerasi serta saat melintasi tikungan," ungkap Joan Mir menurut kutipan dari CDRNEWS yang diambil dari Motosan.es.

"Mobilku kurang berdaya rem seperti yang seharusnya," katanya sambil melanjutkan.

Pembalap dari Spanyol tersebut mengcatatkan waktu tercepatnya yaitu 1 menit 37,596 detik pada sesi kualifikasi.

Dia akan mengawali lomba dari urutan ke-10 dalam ajang MotoGP Argentina.

Diketahui bahwa sangat susah untuk mengalahkannya karena Marc Marquez memimpin di setiap sesi.

Juara delapan kali MotoGP tersebut bahkan mengalahkan rekor personalnya menggunakan motor Ducati-nya.

Keadaan tersebut semakin menyebabkan Mir ragu untuk dapat meraih juara pertama.

Menurut dia, masuk ke peringkat delapan teratas pun merupakan tantangan besar untuk produsen Honda.

"Ya, menurutku demikian (diluar delapan besar)," kata Joan Mir.

Perlombaan yang berlangsung lama bisa menghasilkan hal-hal yang lebih baik, karena tak ada perlombaan lain yang seringkali cepat seperti ini.

"Keterlambatan yang banyak terjadi pada setiap sprint memberikan tugas tambahan bagi saya," katanya.

Namun demikian, Joan Mir masih mengharapkan dapat menampilkan performa terbaiknya di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Mungkin pada akhir pekan ini, kita dapat mencoba hal baru yang lebih menarik.

Kemungkinan besar masih diperlukan beberapa penanganan tambahan.

"Bila kita merawat ban dengan tepat, kemungkinan besar di penghujung race kita dapat kembali berada di puncak sebagaimana dulu," paparnya.

Tujuan yang masuk akal adalah lolos ke perempat final.

Menurutnya, kompetisi di antara lima yang terdepan sungguh sangat ketat.

Walaupun Johann Zarco menyangkal pernyataannya itu, Mir mengira Ducati terlalu rumit untuk dikalahkan.

Menjadi delapan besar merupakan tujuan yang menarik.

Kita akan berusaha finish di urutan enam teratas, hasil tersebut akan sangat menguntungkan.

"Meski ada lima Ducati di depan, tantangan tersebut berat namun kita akan mengujinya," tegasnya.

Siaran lomba akan ditayangkan di Trans 7 pada Senin (17/3/2025) pukul 01.00 pagi waktu Indonesia Bagian Barat (WIB).

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

إرسال تعليق (0)
أحدث أقدم