CDR News.CO Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan alasan di balik putusan memperpanjang cuti besar untuk hari raya Idul Fitri pada tahun ini.
Menurut dia, keputusan mengenai liburan panjang yang akan dimulai tanggal 21 Maret tersebut diambil karena beberapa sebab yang ditujukan untuk mencegah kerumunan serta menangani permasalahan lain yang bisa terjadi saat arus balik lebaran.
"Panjangnya liburan dimulai dari tanggal 21. Kami akan memastikan hal ini khususnya melalui Kementerian Agama karena Jumat dan Sabtu adalah hari libur. Sebaiknya kita mulai dari tanggal 24, tetapi kemudian kami mendengar masukan dari Dikdasmen juga, jadi lebih baik mengambil tanggal 21," katanya saat berada di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (12/3).
Menteri Agama juga menyoroti bahwa keputusan tersebut memperhitungkan tanggal 29 sebagai Hari Nyepi untuk pengikut agama Hindu, dan kemungkinan Lebaran Idul Fitri yang diproyeksikan akan terjadi pada 31 Maret.
"Yang pertama tujuannya adalah pada tanggal 29, yaitu Hari Nyepi untuk umat Hindu. Sementara itu, perkiraan awal bulan Ramadhan jatuh pada tanggal 31; jika tidak ada perubahan, kemungkinan besar Lebaran Idul Fitri akan dirayakan di tanggal tersebut," ungkap Nasaruddin.
Dia juga mengatakan bahwa diperkirakan sekitar 52% populasi di Indonesia akan kembali ke kampung halamannya menurut data yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan.
"Menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan, sebanyak 52% populasi Indonesia direncanakan untuk melakukan perjalanan pulang pada masa mudik lebaran. Jika semua orang tersebut kembali ke tempat asal mereka secara bersama-sama dengan jumlah yang sangat besar, tentunya hal ini dapat menciptakan berbagai macam tantangan," terangnya.
Selanjutnya, Menteri Agama menyatakan bahwa perpanangan cuti sampai tanggal 8 bertujuan untuk mengurangi kerumunan orang yang melakukan perjalanan pulang pada saat bersamaan.
"Nah jika masa liburan diperpanjang hingga mencapai 21 sampai tanggal 8, artinya kira-kira selama 20 hari termasuk waktu cuti bersama tersebut. Dengan begitu periode perjalanan pulang ke kampung halaman juga bertambah lama dan menghindarkan kemacetan di beberapa hari setelahnya," jelasnya. (sumber disway news network)