Banyak cerita menginspirasi dapat dipetik dari masa Nabi, Bunda. Satu di antaranya yang bisa disampaikan kepada Si Kecil yaitu kisah para pemuda Ashabul Kahfi.
Ashabul Kahfi merupakan sebuah narasi populer di within Al-Quran. Ceritanya juga termasuk dalam surat Al-Kahfi.
Ashabul Kahfi mengisahkan petualangan tujuh pemuda yang memutuskan menyembunyikan diri di dalam suatu goa guna menghindari kezaliman serta penyimpangan era mereka.
Cerita tentang Ashabul Kahfi juga penuh dengan pesan dan pengajaran yang dapat disampaikan kepada anak Anda. Selain memperlihatkan kekuatan Tuhan, cerita ini juga mengajarkan nilai-nilai iman, kesetiaan terhadap keyakinan, serta kebrlianannya dalam tetap bertahan pada prinsip-prinsip mereka walaupun di hadapan tantangan yang besar.
|
Kisah Ashabul Kahfi
Dikutip dari buku Cerita Teladan dari Para Nabi dan Pengikut Pulau Kahfi Yang diposting pada situs web Kementerian Agama Republik Indonesia, kelompok Ashabul Kahfi terdiri dari individu-individu yang gigih dalam kepercayaan mereka kepada Allah SWT. Mereka tinggal di lingkungan tempat mayoritas warga memuja berhala dan diperintah oleh seorang raja tiran bernama Diqyanius di ibukota Aphesus Romawi.
Saat Raja Diqyanius mendengar tentang kelompok manusia yang enggan membaktikan diri kepada berhala, beliau menjadi sangat murka dan memberikan perintah agar mereka menerima keyakinan sang raja. Akan tetapi, didorong oleh iman yang teguh, Ashabul Kahfi secara tegas menentangnya dan melarikan diri dari kota sambil meminta pertolongan Allah SWT.
|
9 Cerita Pendek tentang Nabi Muhammad SAW dari Kelahiran hingga Kepulangan, Karunia yang Banyak Pengajaran bagi Anak-Anak
|
Mereka berlarian hingga mencapai puncak bukit dan mengungkapkan rahasia sebuah gua yang menjadi tempat persembunyian mereka. Berdasarkan sejumlah referensi, kelompok Ashabul Kahfi terdiri dari tujuh remaja dengan nama-nama yaitu Maksalmina, Tamlikha, Martunus, Kastunus, Bairunus, Yathbunus, serta Danimus. Tambahan lagi, di antara mereka juga ditemani oleh seekor anjing bernama Qithmir yang taat pada Tuhan Yang Maha Esa.
Dikutip dari buku 99 Cerita Mengagumkan di dalam Al-Quran Karya Ridwan Abqary, Tuhan Yang Maha Esa merespon doa ke tujuh pemuda tersebut dengan memperbolehkannya untuk tertidur selama 309 tahun.
Setelah terlelap selama tigaabad, seorang di antara mereka bangkit dan pergi ke kota guna membelikan perlengkapan hidup menggunakan uang perak yang diboyongnya dari masa pemerintahan Raja Diqyanius. Akibat insiden tersebut, penduduk setempat menjadi panik sehingga mereka harus bertemu dengan sang raja yang sedang menjabat pada periode itu.
Pemuda itu mengatakan kalau mereka kabur ketika Raja Diqyanius masih berkuasa karena enggan untuk sembahyang kecuali hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sang raja menjawab bahwa Raja Diqyanius telah meninggalkan dunia sejak lama dan si pemuda ini hanyalah tidur cukup lama.
Setelah bertemu dengan sang raja dan memahami kebesaran Tuhan Yang Maha Esa, para pemuda Ashabul Kahfi lantas mengajukan doa:
Allahumma, dengannyaulkan ilmu yang Engkau anugerahkan kepada kami mengenai hal-hal luar biasa ini yang kami hadapi saat ini, ambillah nyawa kami tanpa diketahui oleh siapa pun.
Allah SWT menyetujui doanya, Bunda. Tuhan menyuruh malaikat untuk memanggil kembali jiwa dan menghilangkan pintu gua tanpa sisa jejak.
Di beberapa referensi lain, dikatakan bahwa sang raja yang terhormat mengatur penguburan pemuda-pemuda Ashabul Kahfi dan mendirikan sebuah mesjid di sekitar gua sebagai bentuk pujian atas keberanian serta iman mereka.
Kisah Ashabul Kahfi yang terdapat di Surah Al-Kahf
Cerita tentang keyakinan bersama dengan keberanian Ashabul Kahfi juga terdapat di Surah Al-Kahf ayat 13 dan 14, Bunda. Berikut bunyinya beserta maknanya:
Pertandingan itu berlangsung sengit dengan skor yang ketat sepanjang permainan. Tim tuan rumah menunjukkan kerja sama tim yang luar biasa dan semangat juang mereka di setiap babak pertandingan tersebut.
Artinya:
"Kami sampaikan kisah mereka kepadamu (Muhammad), Muhammad, secara jujur. Mereka adalah golongan muda yang beriman terhadap Tuhannya, dan Kami meningkatkan derajat mereka dalam hal petunjuk." (QS. Al-Kahfi: 13)
Dalam surat Yusuf ada kisah tentang berkah kekayaan yang dimiliki oleh orang tuanya, Ya'qub. Dia diberi karunia dari Allah dalam jumlah banyak dengan disertai berkat dan petunjuk. Hal ini membuat saudara-saudaranya merasakan iri karena mereka melihat betapa besar anugerah itu kepada dirinya dibandingkan dengan apa yang diketahui miliknya sendiri. Meskipun demikian, dia tetap mendapatkan bimbingan spiritual yang luar biasa serta nasihat bijak dari sang ayah untuk selalu bersyukur atas segala hal yang telah ia terima. Selanjutnya, mereka juga mencoba mengambil harta tersebut tanpa seizin pemiliknya yaitu Yusuf. Mereka memperjuangkan hak-hak tidak sesuai tempat hanya demi materi semata.
Artinya:
Kemudian Kami kukuhkan hatinya saat mereka berdiri, lalu mereka berkata: 'Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; sungguh, kami tak akan memuja dewa lain selain-Nya, sebab jika melakukan itu, tentunya kami sudah menyampaikan pernyataan yang sangat bertentangan dengan kenyataan.' (QS. Al-Kahf : 14)
|
Pilihan Redaksi
|
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway , yuk join Komunitas Candraokey NewsSquad. Untuk mendaftar, silakan klik disini. SINI . Gratis!
5 Nabi Penerima Wahyu Besar beserta Ringkasan Ceritanya, gelar Khusus dari Tuhan
Cerita tentang Uwais Al Qarni, Sosok Anak Solek yang Memendamkan Ibu dari Yaman hingga ke Mekkah demi Menunaikan Haji
9 Cerita Ramadan dari Nabi Muhammad SAW serta para Sahabatnya yang Mengandung Banyak Pelajaran Positif