JAKARTA , KOMPAS . TV Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa mereka akan merilis prosedur serta jumlah bonus untuk Hari Raya atau Lebaran bagi para sopir. online (ojol) dan kurir online Pada hari ini, Selasa (11/3/2025).
Surat edaran dari Menteri Tenaga Kerja akan diterbitkan untuk mengumulkan informasi tersebut.
"Insya Allah mudah-mudahan hari ini (besok-red) akan ada pengumuman resmi bersama-sama dengan wakil-wakil dari pemilik, manajemen aplikasi serta para pengemudi dan kurir daring kami," ujar Yassierli melalui pernyataannya kepada media di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, pada Senin (10/3). Demikian dilaporkan oleh seorang jurnalis. KompasTV.
Yassierli mengatakan bahwa keputusan itu dibuat setelah sejumlah pembicaraan yang mencakup beragam kelompok.
"Pesan utama yang ingin saya sampaikan adalah bahwa hal ini terjadi melalui sebuah proses yang kami istilahkan sebagai meaningful participation, " ujarnya.
"Maka dari itu, melalui suatu rangkaian diskusi yang cukup lama, sungguhlah ini sesuai dengan keinginan kami bahwa pada dasarnya bila kita berkumpul bersama-sama, kita dapat mencapai kesepakatan dan akhirnya hal tersebut akan menjadi penyelesaian terbaik bagi semuanya," jelasnya.
Dia menyebutkan juga bahwa diskusi tentang aturan tunjangan hari raya bagi para sopir dan kuli angkut sedang berlangsung. online Hal tersebut telah mencakup wakil dari pihak pengembang aplikasi serta wakil dari para pekerja.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengimbau kepada perusahaan jasa aplikasi untuk memberikan bonus hari raya kepada pengemudi transportasi online dan kurir online dalam bentuk uang tunai.
Menurut Prabowo, pemerintah sudah melakukan pembicaraan dengan CEO Gojek Patrick Walujo dan CEO Grab Anthony Tan terkait kebijakan tersebut.
Itu dia ungkapkan saat memberikan keterangan pers tentang keputusan mengenai THR dan bonus untuk hari raya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (10/3).
Serta itu pula, kami sudah melakukan negosiasi dan mendapatkan sebuah janji dari para pemimpin perusahaan penyedia layanan pengemudi. online , yakni Saudara Patrick Walujo, CEO Gojek, serta Saudara Anthony Tan, CEO Grab, dan turut berpartisipasi dalam sesi kami sore ini perwakilan para pengemudi. online "Gojek dan Grab," demikian Prabowo mengatakan seperti yang dilansir dari Breaking News Kompas TV.
Dia menyebutkan bahwa pihak berwenang sedang fokus pada kelompok pemegang kendaraan dan pembawa pesanan. online yang sudah menyumbangkan peran signifikan dalam memperkuat sistem transportasi dan logistik di tanah air.
Oleh karena itu, pihak berwenang menyarankan agar semua perusahaan jasa transportasi yang didasari oleh aplikasi merencanakan insentif lebaran bagi para supir dan kurir. online "dengan memperhatikan tingkat keterlibatan dalam bekerja, dalam wujud uang tunai," katanya.
Dia menyebutkan bahwa saat ini jumlah pekerja pengemudi kurir sekitar 250.000 orang. online yang masih aktif dengan sekitar 1 hingga 1,5 juta di antara mereka memiliki status part time .
Prabowo menginginkan melalui keputusan tersebut agar buruh serta sopir ojek online dapat menikmati cuti dan pulang kampung, serta menyambut Idulfitri dengan kondisi yang lebih baik.
"Terima kasih saya sampaikan kepada Menteri Tenaga Kerja, selanjutnya Menteri Transportasi serta Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kantor Staf Kepresidenan, termasuk pula kepada pemimpin perusahaan Bapak Patrick Walujo dan Bapak Anthony Tan karena telah bekerja sama dengan baik dalam hal ini. Serta, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua supir dan kuryer online di mana pun Anda berada," ungkap Presiden Prabowo.
Pada kesempatan itu, Prabowo Subianto menekankan pentingnya pembayaranTHR untuk karyawan di sektor swasta, BUMN, dan BUMD harus dilakukan paling telat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.