Banjir Melanda Beberapa Wilayah di Jawa Barat Usai Hujan Lebat Sabtu Sore

CDRNEWS , Bandung - Banjir Melandakan beberapa wilayah di Kota dan Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cirebon serta Kabupaten Sumedang. Jawa Barat , setelah turun hujan deras pada sabtu petang, 15 Maret 2025.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, terjadi banjir besar di wilayah Kabupaten Bandung Barat yang menyeret Kampung Guha Mulya serta Kampung Cibarengkok di Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat. Warganya mengalami cedera ringan. Dari peristiwa tersebut, sekitar 25 rumah penduduk, empat jembatan, sebuah sekolah, dan juga satu masjid rusak akibat bencana ini. Data awal mencatat bahwa ada 42 keluarga atau setidaknya 144 orang yang terkena dampak kejadian ini.

Di Cimahi, hujan lebat menyebabkan banjir di sekitar area Cigugur Tengah pada hari Sabtu petang setelah air sungainya naik. Akses jalan utama yang menghubungkan lokasi tersebut terputus akibat bencana serupa di kabupaten Garut, tepatnya di Bayongbong.

Di kota Bandung serta kabupaten Bandung, banjir akibat meluapnya Sungai menjadikan sejumlah jalanan terendam air pasca hujan deras pada malam hari. Tak hanya jalan-jalannya saja, beberapa area perumahan pun turut dilanda banjir tersebut.

Di Cirebon, menurut informasi dari BPBD Kota Cirebon, beberapa area di kelurahan Kalijaga, harjamukti kecamatan Harjamukti, serta pegambiran kecamatan Lemahwungkuk terendam banjir. Tinggi air pada banjir tersebut berkisar antara 50 sampai dengan 120 centimeter.

Sejak hari Sabtu pukul 14.00 WIB, hujan deras yang cukup kuat mengakibatkan genangan air akibar dari banjir dengan kedalaman antara 20 sampai 200 centimeter di beberapa desa seperti Cihanjuang, Sindanggalih, Sindangpakuan, serta Sukadana, yang semuanya berada dalam wilayah kecamatan Cimanggung, kabupaten Sumedang. Dalam insiden ini, total ada 712 rumah yang terdampak oleh bencana tersebut.

Berdasarkan informasi dari Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melalui gambar radar, foto satelit, serta laporan cuaca dari daerah-daerah seperti Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, dan Kota Cirebon, dapat dilihat adanya perkembangan awan konvektif mulai pada sore hari Sabtu sampai mendekati waktu malam.

"Ada penambahan aktivitas konveksi yang menunjukkan pertambahan kekuatan hujan dari sedang sampai sangat deras terutama di waktu petang," ungkap Rossian Nursiddiq, pakar cuaca Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat melalui pernyataan tertulis, Minggu, 16 Maret 2025.

BMKG menyebutkan bahwa terdapat berbagai elemen yang memengaruhi kondisi cuaca dan iklim di daerah Jawa Barat, termasuk suhu permukaan lautan di perairan sekitar Indonesia yang cenderung panas, menandakan adanya pasokan uap air menuju wilayah Jawa Barat.

Secara keseluruhan, menurut BMKG, angin berhembus dariarah barat. Ada sirkulasi siklonik di bagian selatan Pulau Jawa dan Nusa Tenggara Timur yang memicu terjadinya daerah pertemuan angin (konfluensi), bersama dengan perlambatan atau kumpulan angin (konvergensi). Hal ini mencirikan adanya peningkatan pasokan uap air dan pembentukan awan hujan dalam area Jawa Barat.

BMKG menyebutkan bahwa kadar kelembaban udara di daerah Jawa Barat cukup tinggi dan stabilitas atmosfir beragam antarakategori lemah sampai kuat, hal ini mencerminkan ada kemungkinan terbentuknya awan konvektif dalam skala lokal.

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

إرسال تعليق (0)
أحدث أقدم