Belakangan ini, kesehatan mental mendapatkan perhatian yang lebih serius. Hal ini karena gangguan kesehatan mental tidak dapat dilihat secara fisik, meskipun dampaknya cukup besar terhadap kehidupan seseorang.
Perlu Anda tahu, peristiwa besar dalam hidup yang mengubah kepribadian atau perilaku seseorang, bisa memengaruhi kesehatan mentalnya. Kejadian seperti kehilangan orang terdekat, stres berlebihan, atau tekanan hidup lainnya dapat mengakibatkan masalah mental yang memerlukan perhatian.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental yang baik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kesehatan mental mempengaruhi cara kita berpikir, merasakan, dan berbuat dalam berbagai situasi yang kita hadapi.
Di pihak lain, menurut situs web SAMHSA, masalah kesehatan mental dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan fisik, citra diri kita, serta hubungan sosial kita dengan orang lain serta lingkungan sekitar.
Karena itu, menjaga kesehatan mental sangat penting bukan hanya untuk diri sendiri saja, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sehat dan maju. Berbagai jenis gangguan mental yang umum terjadi di antaranya depresi, gangguan bipolar, kecemasan, PTSD (gangguan stres pasca trauma), OCD (gangguan kebiasaan obsesif), dan psikosis.
Untuk menjaga kesehatan mental kita, beberapa cara sederhana dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegahnya.
Belajar Meditasi
Di tengah aktivitas yang sibuk, banyak orang merasa sulit untuk menemukan waktu untuk istirahat dan bermeditasi. Padahal, kegiatan seperti bermeditasi sangat bermanfaat bagi kesehatan mental.
Cobalah menyediakan waktu beberapa menit setiap hari untuk duduk tenang dan melakukan meditasi. Fokuskan perhatian Anda pada pernapasan, tetapkan pikiran Anda, dan terima dengan tenggang waktu segala emosi serta perasaan yang timbul.
Anda juga bisa melakukan ritual ibadah menurut agama masing-masing untuk membantu mengalihkan pikiran.
Menulis Jurnal
Menulis jurnal bisa menjadi cara efektif untuk menjaga kesehatan mental. Dengan menulis, Anda dapat mengeluarkan pikiran, perasaan, atau stres yang sedang dialami. Menulis jurnal juga membantu Anda membagi masalah yang lebih rincih, sehingga dapat memberikan perasaan kontrol dan membantu mengurangi ketegangan emosional.
Luangkan Waktu Menikmati Alam
Bekerja di dalam ruangan sepanjang hari dapat menyebabkan rasa jenuh pada tubuh dan pikiran, yang dapat berdampak pada kesehatan mental. Cobalah untuk meluangkan waktu untuk keluar ruangan dan menikmati udara segar atau pemandangan alam. Anda bisa sekadar duduk dihalaman rumah, berjalan-jalan di taman, atau menikmati kebun kecil di sekitar rumah untuk mengurangi stres.
Lebih Sering Tertawa
Menghibur diri dengan tertawa adalah cara yang menyenangkan untuk meningkatkan suasana hati. Saat tertawa, tubuh kita melepaskan hormon endorfin yang memberikan perasaan bahagia dan nyaman.
Bertingkatkan kesenangan dengan menonton video lucu, pertunjukan komedi, atau mendengarkan podcast yang menghibur. Hal-hal bersahabat ini dapat mengubah suasana hati Anda dan menyebabkan perasaan Anda menjadi lebih ringan.
Ucapkan Kalimat Positif
Penting untuk mengalihkan pikiran negatif dengan kalimat-kalimat yang membawa daya positif yang dapat meningkatkan keyakinan diri sendiri. Jangan terlalu keras menilai diri, sebaliknya, gunakan afirmasi positif yang dapat membantu Anda merasa lebih baik.
Misalnya, "Saya cukup baik," atau "Saya mampu mengatasi tantangan ini." Ini dapat membantu melakukan suatu penyusunannya pada pola pikir dan menjaga mental tetap sehat sendiri.
Batasi Penggunaan Gadget
Penggunaan gadget-gadget yang berlebihan, terutama media sosial, bisa memengaruhi kesehatan mental kita. Hal ini sering membuat kita membandingkan diri dengan orang lain, yang sering menimbulkan perasaan negatif.
Cobalah untuk mengurangi penggunaan ponsel, terutama di malam hari. Hindari mengecek media sosial sejam sebelum tidur untuk membantu tidur lebih nyenyak dan merasa lebih baik keesokan harinya.
Mengobrol dengan Orang Lain
Menyebutkan kepada orang yang Anda percayai dapat mengurangi perasaan yang sedih dan membantu mengurangi stres. Ajaklah orang terdekat Anda, misalnya pasangan, teman, atau keluarga untuk berbicara tentang apa yang dirasakan. Terkadang, berbicara dengan orang lain dapat memberikan sudut pandang baru dan memberikan dukungan emosional yang sangat dibutuhkan.