6 Tips Alami untuk Mengendalikan Kolesterol Tinggi

Ibu memiliki kadar kolesterol tinggi? Terdapat berbagai metode yang dapat dijalankan untuk mengurangi kolesterol tanpa menggunakan obat-obatan.

Mempunyai tingkat kolesterol yang tinggi pasti dapat menyebabkan ketakutan. Kadar kolesterol yang cukup tinggi biasanya membutuhkan pengobatan melalui obat keras sebagai solusi pertama.

Saat tingkat kolesterol Ibu hanya terlampaui sedikit atau mengalami peningkatan moderat, ada pilihan untuk berusaha menuruskannya tanpa menggunakan obat-obatan. Apabila Ibu baru sadar tentang peningkatan ini, mungkin akan bertanya-tanya tindakan apa yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya.

Banyak individu lebih condong untuk menangani kadar kolesterol mereka lewat modifikasi perilaku, asupan makanan, serta konsumsi suplemen daripada langsung beralih ke terapi farmasi. Pengaturan tingkat kolesterol melalui penyesuaian cara hidup umumnya mendatangkan dampak yang cukup besar.

Diet yang seimbang serta berolahraga bisa mengurangi tingkat kolesterol hingga 20% sampai 35%. Walaupun penurunan tersebut tidak terlalu besar, gaya hidup sehat tetap memberikan keuntungan bagi sistem kardiovaskular Anda.

Diabetes Dapat Memicu Kehilangan Pendengaran Secara Mendadap, Berhati-hatilah Ya!

Metode mengurangi kadar kolesterol tinggi secara alami tanpa menggunakan obatan

Ayo kita diskusikan berbagai metode yang dapat bunda gunakan untuk mengurangi kadar kolesterol tanpa menggunakan obat-obatan.

1. Tinggalkan lemak trans dan saturated

Dilansir dari Healthline Makanan yang memiliki lemak trans atau lemak jenuh bisa menaikkan tingkat kolesterol di dalam tubuh. American Heart Association (AHA) menyarankan agar Anda membatasi asupan lemak jenuh hingga di bawah 6 persen dari jumlah total kalori sehari-hari Anda.

Hindari produk makanan proses, margarin, serta daging berkolesterol tinggi yang umumnya merupakan sumber primer lemak jenuh.

2. Konsumsi serat larut

Serat yang mudah larut mampu membantu mereduce tingkat kolesterol LDL (jenis tidak baik). Ibu dapat meningkatkan porsi serat yang mudah larut dengan cara menyantap sereal gandum utuh untuk menu pagi, selain itu tambahkan juga jumlah buah dan sayuran pada pola makan sehari-hari. Peningkatan serat dalam nutrisi harian pun berpotensi mendukung fungsi sistem pencernaan menjadi lebih optimal lagi.

3. Rutin olahraga

Aktivitas aerobik seperti berjalan, lari, mengayuh sepeda, ataupun berenang bisa mendukung pemeliharaan berat badan yang stabil sambil memperbaiki kondisi jantung Anda. Menjalankan latihan ini secara minimal tiga kali dalam satu minggu mampu mereduce tingkatan kolesterol di tubuh.

Perlu diingat bahwa kadar kolesterol tinggi bukan hanya terjadi pada ibu dengan berat badan berlebih tetapi juga pada mereka yang memiliki tubuh ramping.

4. Kurangi alkohol

Ketika Ibu minum alkohol, organ hatinya akan merubahnya jadi trigliserida serta kolesterol. Ini bisa membuat tekanan darah naik dan sulit bagi tubuh untuk menstabilkan bobot yang sehat.

Menekan penggunaan minuman dengan alkohol, contohnya bir, anggreng, ataupun tuak, dapat jadi tindakan permulaan yang gampang dilakukan untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.

5. Konsumsi minyak ikan

Minyak ikan kaya akan asam lemak omega-3 yang bisa membantu meredakan tingkat trigliserida di dalam tubuh. Walaupun efeknya terhadap kolesterol LDL kurang mencolok, namun suplemen ini juga memberikan keuntungan tambahan yaitu meminimalisir inflamasi dalam tubuh.

Apabila Ibu kurang suka dengan suplemen, dapat mencoba mengganti dengan memasukkan lebih banyak ikan berminyak ke dalam makanan sehari-hari, contohnya salmon ataupun makarel.

6. Bawang putih

Berdasarkan beberapa studi, suplementasi dengan bawang putih bisa memperbaiki tingkat kolesterol LDL secara sedikit demi sedikit. Selain itu, diperkirakan pula bahwa bawang putih mampu mengurangi absorpsi kolesterol dalam tubuh dan merendahkan level trigliserida.

Di awal abad ke-21 ini, studi menyatakan bahwa bawang putih mungkin berperan dalam pengurangan penyerapan kolesterol di dalam tubuh serta bisa menekan tingkat trigliserida pada aliran darah. Akan tetapi, masih dibutuhkannya riset tambahan agar kita bisa sepenuhnya memahami hubungan antara konsumsi bawang putih dengan level kolesterol yang lebih rendah.

Apabila kadar kolesterol Ibu masih tinggi walaupun sudah mengubah pola hidup, kemungkinan akan dibutuhkan penanganan medis melalui obat-obatan. Harap berkonsultasi dengan dokter tentang strategi manajemen kolesterolnya agar bisa mendapat nasihat optimal sesuai sejarah kesehatannya.

Untuk bunda yang ingin berbagi pengalaman tentang parenting sambil mendapatkan banyak hadiah, silakan bergabung dengan komunitas CDR NewsSquad. Untuk mendaftar, cukup klik linknya. di SINI . Gratis!

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post