20 Makanan Kaya Vitamin E: Rahasia Sehat untuk Wajah dan Tubuh Anda

Makanan yang kaya akan vitamin E amatlah esensial bagi pemeliharaan kesejahteraan serta berperan dengan signifikan dalam membantu proses fungsional tubuh. Vitamin E ini bisa didapatkan dari bermacam-macam jenis sayuran, buah-buahan, sampai hasil ternak. Berikut beberapa contoh makanan yang memuat jumlah besar vitamin E:

Vitamin E merupakan suatu gizi yang memuat bahan antioxidant dan memberikan berbagai faedah untuk badan. Fungsinya mencakup melindungi kesejahteraan mata, sistem reproduksi, sirkulasi darah, fungsi otak serta penampilan kulit.

Senyawa antioxidant dalam vitamin E berfungsi untuk menjaga sel-sel tubuh terlindungi dari dampak radikal bebas. Memenuhi kebutuhan akan vitamin E bisa mencegah kita dari ancaman stres oksidatif, gangguan jantung, bahkan kanker. Selain itu, nutrisi ini juga bermanfaat untuk meredakan rasa sakit saat menstruasi.

Menurut informasi yang diambil dari situs web Mayo Clinic, besarnya kebutuhan vitamin E Yang disarankan untuk orang dewasa adalah 15 miligram sehari. Walaupun kasusnya tidak sering, defisiensi vitamin E masih mungkin terjadi dan bisa mengakibatkan lemahnya otot, masalah pada penglihatan, serta kesulitan dalam koordinasi gerakan.

Maka dari itu, cukup vital memenuhi keperluan vitamin E lewat pola makan yang bervariasi ataupun menggunakan suplementasi. Terdapat berbagai pilihan makanan di lingkungan kita yang kaya akan nutrisi ini, termasuk jenis-jenis produk hewan dan tumbuh-tumbuhan.

Macam serta Asal Makanan yang Kaya Akan Vitamin E

Vitamin E dapat ditemukan dalam beragam jenis makanan. Perlu diketahui bahwa vitamin ini umumnya melimpah pada kelompok produk biji-bijian serta kacang-kacangan, termasuk juga minyak yang diproduksi darinya.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang tinggi akan vitamin E dan baik bagi kesehatan seperti diambil dari sumber Healthline:

1. Minyak Bibit/Biji Gandum

Bijinya atau biji-bibit gandum (wheat germ) adalah sumber makanan tinggi vitamin E. Pada setiap sendok minyak biji-bibit tersebut terdapat banyak manfaat. gandum , mengandalkan 20 mg vitamin E yang dapat mencukupi kebutuhan harian sebesar 135%. Produk ini juga merupakan salah satu minyak dengan kadar vitamin E tertinggi dalam daftar tersebut.

European Food Safety Authority (EFSA) menyatakan bahwa minyak biji gandum bisa membantu dalam pengaturan tingkat kolesterol. Sebaliknya, biji gandum merupakan sumber protein, serat, lemak baik, dan berbagai mineral termasuk magnesium, zinc, tiamin, asam folat, kalium, sampai fosfor.

2. Biji Bunga Matahari

Satu jenis makanan yang kaya akan vitamin E bagi kulit wajah adalah biji bunga matahari. Di dalam 1 ons atau sekitar 28,35 gram dari biji tersebut setelah dipanggang dan dikeringkan, terkandung 7,4 mg vitamin E, jumlah ini dapat mencakup hingga 49,05% keperluan harian Anda.

Pada saat yang sama, 1 sendok makan minyak biji bunga matahari Menyediakan 5,6 mg vitamin E yang dapat mencapai 37% dari kebutuhan harian. Minyak biji bunga matahari ini dapat diaplikasikan secara langsung pada wajah untuk membantu melembabkan serta memberi nutrisi kepada kulit, menjadikannya lebih sehat dan berkilau.

3. Kacang Almon

Berikutnya adalah makanan yang kaya akan vitamin E yaitu kacang almon Yang berflavor enak. Enam belas butir almond panggang yang setara dengan satu ons mengandung sekitar 6,8 mg vitamin E, mencukupi 45% dari keperluan harian vitamin E Anda.

Seperti halnya berbagai macam kacang dan biji-bijian lainnya, almon juga dapat memberikan minyak yang kaya akan vitamin E. Satu sendok makan minyak almond mengandung sekitar 5,3 mg vitamin E, yang setara dengan 36% dari kebutuhan harian manusia.

4. Sawo Mamey

Buah sawo mamey atau mamey sapote asli dari Meksiko ini dikenal sebagai sumber vitamin E yang kaya. Dengan setengahbuah sawo tersebut, Anda sudah mendapatkan sekitar 5,9 mg vitamin E, yaitu kurang lebih memenuhi 39% kebutuhan harian vitamin E tubuh.

Selain kaya akan vitamin E, buah sawo ukuran besar ini pun menyediakan beragam nutrisi penting bagi tubuh. Buah mamey dikenal memiliki kadar protein, karbohidrat, lemak, serat, mineral, serta sejumlah vitamin seperti vitamin B6 dan C dengan jumlah cukup tinggi.

5. Hazelnut

Kacang hazelnut merupakan sumber yang kaya akan vitamin E serta bervariasi nutrisinya termasuk serat, protein, magnesium, sampai mangan. Hazelnut Yang digoreng hingga garing dan memiliki bobot satu ons dikenal mengandung 4,3 miligram vitamin E. Kadar tersebut setara dengan 29% dari keperluan harian vitamin E.

Pada saat bersamaan, minyak hazelnut malah mengandung jumlah vitamin E yang lebih besar. Setiap sendok makan minyak hazelnut menyediakan sekitar 6,4 gram vitamin tersebut, memenuhi hingga 43% dari asupan harian yang dibutuhkan tubuh. Jenis minyak ini bisa diaplikasikan sebagai saus untuk sayuran mentah maupun dalam merawat kulit dan rambut Anda.

6. Minyak Biji Anggur

Tipe minyak lain yang kaya akan vitamin E adalah grapeseed oil atau minyak biji anggur. Diketahui bahwa setiap satu sendok makan minyak biji anggur mengandung 3,9 mg vitamin E, yang mencukupi 26% dari kebutuhan harian vitamin E Anda.

Minyak biji anggur menyediakan berbagai keuntungan bagi kesejahteraan tubuh, termasuk pencegahan inflamasi, pengurangan peluang terkena gangguan jantung, serta memelihara kondisi kulit melalui pelembaban dan perlindungan dari paparan sinar ultraviolet.

7. Abalone

Abalon atau yang biasa dikenal sebagai kerang Mata Tujuh adalah sejenis moluska laut yang tidak hanya enak dimakan tetapi juga sangat bergizi. Di dalam setiap 3 ons Mata Tujuh mengandung 3,4 mg vitamin E yang bisa mencukupi hingga 23% dari keperluan kita sehari-hari.

Sebagai produk dari lautan, abalone terkenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi tetapi rendah lemak serta kolesterol. Selain itu, abalone juga menyediakan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti membantu mengurangi resiko masalah pada jantung dan meredakan sakit otot.

8. Kacang/Biji Pinus

Kacang atau biji pinus kurang umum di Indonesia dibandingkan dengan jenis kacang lain seperti kacang tanah dan almond. Walaupun begitu, biji pinus merupakan sumber vitamin E yang cukup tinggi dalam komposisinya.

Dalam 1 ons biji pinus terkandung sekitar 2,6 mg yang bisa mencukupi 20% dari kebutuhan harian Anda. Di samping vitamin E, biji atau kacang pinus ini juga memiliki lemak, protein, serta berbagai mineral penting antara lain mangan, tembaga, magnesium, zink, sampai kalium.

9. Daging Angsa

Berbanding lurus dengan ayam, daging belalang dalam konsumsi di kalangan masyarakat Indonesia memang kurang lazim. Akan tetapi, nutrisi pada daging belalang ternyata setara dengan ragam buruan lainnya. Kandungan protein serta bermacam-macamm unsur hara seperti kalsium, zat besi, magnesium, dan seng dapat kita temukan pada daging ini.

Daging angsa berjumlah 250 gram dapat menyediakan 2,4 miligram vitamin E. Ini setara dengan 23% dari keperluan harian Anda. Di samping itu, daging angsa juga tinggi dalam vitamin A serta kelompok vitamin B yang penting bagi fungsi tubuh.

10. Kacang Tanah

Kacang tanah memiliki berbagai macam zat gizi, di antaranya adalah vitamin E. Setiap porsi sebesar 1 ons dari kacang tanah yang telah digoreng dan dikeringkan menawarkan jumlah vitamin E hingga 2,2 mg, yang mencakup 15% dari total asupan harian yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kacang tanah Kacang-kacangan yang umumnya dikonsumsi di Indonesia ini juga menawarkan sejumlah zat gizi lainnya. Mereka kaya akan protein, karbohidrat, serat, dan lemak dengan kadar tinggi serta beragam vitamin seperti vitamin B1, B3, hingga B9 yang biasa disebut asam folat.

11. Minyak Kelapa Sawit

Macam minyak lain yang kaya akan vitamin E yaitu minyak kelapa sawit Minyak ini terkenal karena memberikan manfaat bagi kesehatan yang tidak boleh diremehkan, meliputi pemeliharaan kesehatan otak serta pencegahan penyakit jantung.

Kadar vitamin E pada satu sendok makan minyak kelapa sawir tercatat mencapai 2,2 miligram yang setara dengan 14% dari keperluan harian seseorang. Selain dipergunakan sebagai bahan dasar minyak sayur, minyak kelapa sawit pun dimanfaatkan dalam berbagai produksi barang lainnya seperti pasta gigi, sabun, dan kosmetika.

12. Ikan Salmon Atlantik

Ikan salmon Atlantik adalah spesies dari perairan laut dan dikategorikan sebagai pangan kaya akan vitamin E. Jenis ikan ini ternyata mempunyai kadar protein serta asam lemak omega-3 yang cukup besar namun dengan jumlah kalori yang rendah. Selain itu, salmon Atlantik juga menyediakan vitamin B12, vitamin D, dan sejumlah zat mineral penting.

Sebagian dari potongan daging salmon Atlantik tersebut memuat sekitar 2 miligram vitamin E, yang mencakup hingga 14% dari keperluan harian. Sama seperti jenis salmon lainnya, ikan ini menawarkan cita rasa yang enak dan bisa disajikan melalui proses asapan atau pemasakan panggang.

13. Alpukat

Avokad merupakan buah populer di Indonesia dan dikenal sebagai sumber vitamin E yang baik untuk kesuburan. Satu setengah avokad bisa memberikan 2,1 mg vitamin E, mencakup hingga 14% kebutuhan harian Anda.

Berdasarkan situs Medical News Today, terdapat berbagai keuntungan dari konsumsi buah. alpukat Yang dapat dirasakan adalah manfaat alpukat yang baik untuk kesehatan jantung, mata, pencegahan osteoporosis, penanganan kanker, perawatan saluran pencernaan, serta pengurangan risiko depresi.

14. Ikan Trout Pelangi

Ikan rainbow trout tetap sekerabat dengan ikan salmon dan mempunyai daging bercorak merah muda, jingga, hingga putih. Sama seperti kebanyakan jenis ikan lainnya, ikan rainbow trout merupakan sumber protein berkualitas tinggi serta kaya akan asam lemak omega-3.

Di samping itu, trout pelangi merupakan salah satu makanan tinggi vitamin E. Setiap porsi fillet ikan trout pelangi berisi sebanyak 2 mg vitamin yang dapat mencakup hingga 13% kebutuhan harian Anda. Jenis ikan ini sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui karena komposisi gizinya yang cukup lengkap.

15. Paprika Merah

Paprika merah sering dipakai dalam pengolahan beragam hidangan. Satu buah paprika merah segar dengan ukuran medium ditemukan memiliki kandungan 1,9 mg vitamin E. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi sekitar 13% dari total keperluan vitamin E harian seseorang.

Paprika Merah juga menyediakan zat-zat gizi penting bagi tubuh serta bisa membantu menjaga kesehatan penglihatan. Selain itu, vitamin C yang terkandung di dalamnya bertugas memperkuat sistem imun agar lebih tahan terhadap penyakit.

16. Daun Bit

Buah bit Dikenal karena warna yang sangat terang dan mencolok, sementara daunnya bisa dimasak layaknya bayam atau jenis sayuran berdaun hijau lainnya. Berita bagusnya lagi, daun bit ternyata mengandung vitamin E.

Kira-kira 125 gram daun bit yang telah dimasak memiliki kadar vitamin E mencapai 1,3 miligram dan mampu memenuhi kurang lebih 9% keperluan harian seseorang. Di luar manfaat antioksidannya dari vitamin E tersebut, jenis sayuran ini juga dipadati dengan vitamin A serta vitamin E lainnya yang baik bagi kesehatan mata, kulit, sampai sistem kekebalan tubuh.

17. Brokoli

Brokoli merupakan salah satu sayuran yang kaya akan vitamin E dan terkenal karena kadar gizinya yang tinggi. Dalam porsi sebesar 125 gram brokoli, hal ini dapat diidentifikasi dengan jelas. brokoli Yang telah dimasak memberikan sekitar 1,1 mg vitamin E, yang cukup untuk memenuhi sekitar 8% kebutuhan harian Anda.

Walaupun kadar vitamin E pada sayuran ini tidak terlalu tinggi, namun brokoli sangat kaya akan nutrisi penting lainnya seperti berbagai tipe antosianin yang baik untuk kesehatan. Jenis sayuran ini bisa menekan inflamasi, melindungi dari risiko penyakit kanker, mendukung pengaturan glukosa darah, serta menjaga kondisi fisik secara umum.

18. Kiwi

Buah yang kaya akan vitamin E salah satunya adalah kiwi. Satu buah saja sudah cukup memberikan manfaatnya. kiwi Berukuran medium dengan kandungan 1,1 mg vitamin E yang dapat memenuhi sekitar 7% dari keperluan harian Anda. Meskipun tidak menjadi komponen utama dalam kiwi, buah kecil ini tetap menyimpan gizi lainnya yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sekarang terkenal karena kadar antioksidannya yang tinggi, termasuk berbagai vitamin seperti vitamin C. Mengonsumsi buah kiwi bisa membantu memelihara kesehatan jantung, mendukung fungsi pencernaan, dan menambah daya tahan tubuh.

19. Asparagus

Salah satu sayuran Yang kaya akan vitamin E adalah asparagus. Setiap 4 batang asparagus diharapkan mengandung sekitar 0,9 miligram vitamin E, yang setara dengan sekitar 6% dari kebutuhan harian Anda. Meskipun kadar vitamin-nya tidak secakmin produk berbasis hewan, namun asparagus masih memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.

Asparagus dipenuhi dengan zat antosianin yang dapat melawan radikal bebas. Makanan ini juga bermanfaat untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat, memperkuat kekebalan tubuh, mengatur kadar glukosa dalam darah, serta membantu meredam tingkat kolesterol dan tekanan darah. Bahkan, asparagus telah terbukti efektif dalam mencegah timbulnya penyakit serius seperti kanker.

20. Lobster

Berikutnya, makanan yang kaya akan vitamin E adalah lobster Yang tercantum di bawah ini adalah makanan dari hasil laut. Pada setiap 3 ons lobster mengandung kira-kira 0,9 mg vitamin E atau setara dengan 6% kebutuhan harian anda.

Akan tetapi, lobster juga memiliki sejumlah nutrisi penting lainnya, termasuk kalori, lemak, karbohidrat, protein, vitamin B12, mineral, serta kadar kecil asam lemak omega-3. Memakan lobster dengan porsi yang tepat dapat membawa berbagai manfaat bagi kesehatan Anda, mulai dari mencegah anemia dan diabetes sampai mempromosikan kesegaran mental.

Makanan tinggi akan vitamin E dapat dengan mudah ditemui di berbagai tempat dan bisa jadi opsi untuk variasi masakan harian Anda. Baik itu sayuran, buah-buahan, atau produk laut, semua ini merupakan pilihan luar biasa yang membantu menjaga kondisi fisik secara keseluruhan.

Jangan lupa tinggalkan pesan yach .....

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post